Jakarta, 14 Maret 2025 – Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan QRIS Tap, metode pembayaran terbaru berbasis Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan pengguna cukup menempelkan ponsel ke mesin pemindai tanpa perlu memindai QR Code secara manual.
Acara yang berlangsung di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Gubernur Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kemenko Bidang Infrastruktur & Pembangunan Wilayah Odo Manuhutu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat, Direktur Utama PT Aino Indonesia Hastono Bayu Trisnanto beserta stakeholder terkait.
Peluncuran QRIS TAP ini merupakan wujud nyata sebagai bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran (BSPI) 2030 yang bertujuan untuk mengakselerasi inklusi ekonomi dan keuangan digital sekaligus mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Setelah melalui softlaunching dan masa uji coba beberapa waktu lalu, kini QRIS TAP siap diimplementasikan di sektor transportasi, ritel, UMKM, pendidikan, kesehatan, hingga parkir. Sudah lebih dari 2.300 merchant yang menerima pembayaran dengan teknologi ini!
Implementasi QRIS Tap Secara Bertahap
Perry menjelaskan pada tahap awal, pada merchant di sektor transportasi yang diluncurkan hari ini (14/3/2025) adalah MRT khusus rute Bundaran HI hingga Lebak Bulus atau sebaliknya.
Saat ini, QRIS Tap telah diterapkan di berbagai moda transportasi, di antaranya: MRT Jakarta (rute Bundaran HI – Lebak Bulus), 120 armada DAMRI & TemanBus, 12 unit RoyalTrans, Trans Metro Pasundan Bandung, Trans Sarbagita Bali.
Penerapan QRIS TAP di sistem tiket Transjakarta sendiri dilakukan secara bertahap. Dimulai dari layanan RoyalTrans, kemudian akan diperluas ke seluruh jaringan BRT dan non-BRT Transjakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa Jakarta menjadi wilayah yang paling diuntungkan dengan implementasi QRIS Tap.
“Terus 120 armada Damri, itu Jabodetabek Resident Connection itu juga sudah menggunakan dan juga 12 moda Royal Trans,” ucapnya.
Pada tahap selanjutnya, implementasi QRIS Tap akan diperluas ke seluruh jaringan MRT, LRT, Transjakarta, KRL Jabodetabek, KRL Yogyakarta-Solo, serta perluasan layanan ticketing DAMRI.
Percepat Ekspansi QRIS Tap ke Berbagai Sektor
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyatakan, pihaknya berupaya untuk mempercepat peluncuran inovasi layanan tersebut dari rencana awal perilisan pada akhir triwulan I 2025 menjadi pertengahan Maret
“Kemarin kan kami katakan mungkin (QRIS Tap diluncurkan) di akhir triwulan I. Nah, ini nampaknya kami bisa percepat gitu,” ujarnya.
Ketua Umum ASPI, Santoso Liem, turut menegaskan bahwa target selanjutnya adalah memperluas layanan ini ke lebih banyak Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) agar manfaat QRIS Tap dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Kita akan terus ekspansi semua PJP diharapkan mampu untuk bisa memberikan layanan Qris Tap,” ujar Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem dalam kesempatan yang sama.
Kolaborasi Kuat dengan Berbagai
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, QRIS Tap merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara Bank Indonesia, Kementerian Perhubungan, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), serta berbagai bank dan penyedia layanan pembayaran.
“Ini adalah kolaborasi yang sangat kuat antara Bank Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, kemudian Asosiasi Sistem Pembayaran, dengan Pemerintah DKI Jakarta dan juga dari transportasi,” ujar Perry Warjiyo dalam sambutannya.
Keberhasilan implementasi QRIS Tap di sektor transportasi tidak terlepas dari peran PT Aino Indonesia, perusahaan penyedia sistem tiket transportasi publik multimoda yang telah mendapatkan izin resmi sebagai Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 2 / Payment Gateway dari Bank Indonesia sejak 2018.
Sebagai Perusahaan yang telah berkecimpung di industri transportasi selama lebih dari 12 tahun, Aino Indonesia juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2022 dari TUV Nord untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi, yang menjamin transaksi QRIS Tap berjalan dengan aman dan efisien.
Dengan implementasi QRIS Tap di Sektor Transportasi yang pertama di Bus Transjakarta khususnya di Royaltrans semakin mengukuhkan posisi Aino Indonesia sebagai market leader dalam sistem pembayaran transportasi perkotaan.
Isi data diri Anda untuk konsultasi Gratis. Tim kami akan segera menghubungi Anda kembali.
Isi data diri Anda untuk konsultasi Gratis. Tim kami akan segera menghubungi Anda kembali.
Dapatkan akses ke kalkulator eksklusif untuk mengestimasi potensi revenue tambahan yang dapat diperoleh melalui pengelolaan parkir yang lebih optimal.
Data Anda hanya digunakan oleh tim Aino Indonesia untuk follow-up konsultasi.
Kami tidak akan membagikan informasi Anda ke pihak ketiga.